Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan Yang Harus diketahui

Bahaya Cat Rambut

Bahaya Cat Rambut

Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan – Apakah mewarnai rambut itu berbahaya ? Pasti banyak yang mengajukan pertanyaan ini di mesin pencari Google, entah itu perempuan maupun lelaki sama saja. Banyak juga yang masih mempertanyakan apakah cat rambut berbahaya pada ibu hamil, ibu menyusui maupun saat haid.

Dan secara garis besar, jawaban dari pertanyaan itu adalah tidak, tetapi yang dimaksud tidak ini ialah mewarnai rambut tidak berbahaya jika kita menggunakannya secara aturan pakai, tidak semena-mena. Ditangan para profesional, tidak akan ada masalah tentang hal ini karena mereka tahu apa yang harus dilakukan, seberapa banyak yang bisa digunakan atau seberapa sering digunakan.

Hal yang membuat berbahaya selain cara penggunaannya adalah komposisi yang terkandung di dalamnya. Ada kurang lebih 22 bahan berbahaya yang telah dilarang penggunaannya serta 115 lainnya yang masih diteliti hingga sekarang di Eropa. Sedangkan di Indonesia, hal itu masih menjadi tanda tanya besar.

Sebelum membeli prooduk cat rambut, sebaiknya anda perhatikan dahulu komposisi didalamnya dan jika ada salah satu bahan berbahaya dibawah ini yang berada dalam komposisinya, maka sebaiknya anda hindari produk tersebut. Berikut ini bahan komposisi berbahaya yang ada dalam cat rambut.

Zat Berbahaya Pada Cat Rambut

1. PPD

PPD merupakan kepanjangan dari para-phenylenediamine yang biasanya digunakan untuk mewarnai rambut agar terbentuk nuansa gelap pada rambut. Menurut hasil studi, kombinasi PPD dan Hydrogene Prexide sangatlah berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan kanker.

2. Hidrogen Peroksida

Dalam bentuk murni Hydrogene Peroxide sedikit lebih kental daripada air dan berbau khas keasaman dan mudah larut dalam air. Karena merupakan oksidator yang kuat, bahan ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan pemutih, disinfektan, oksidator dan bahan bakar roket. Sebenarnya bahan ini dijual bebas di pasaran dengan berbagai merk dalam konsentrasi rendah.

Sementara sebagai bahan cat rambut, hidrogen peroksida biasanya digunakan untuk membuang warna natural rambut kita sebelum diberi cat rambut. Bahan ini membuat struktur dari rambut berubah dan bisa membuat rambut menjadi rapuh serta terlihat terkelupas.

3. DMDM Hydantoin

DMDM Hydantoin merupakan bahan pengawet yang secara perlahan melepaskan racun kimia tertentu. Kegunaan dari racun itu ialah untuk membunuh jamur, kutu serta bakteri lainnya. Namun efek dari bahan ini bisa mengakibatkan iritasi dan sistem imun tubuh.

4. Paraben

Paraben merupakan jenis pengawet lainnya biasanya berbentuk Methylparabens dan Propylparabens dan biasanya ada di dalam produk kosmetik serta produk farmasi lainnya. Di sebagian orang, paraben bisa mengakibatkan iritasi kulit dan hingga saat ini parabens masih saja dikaitkan dengan resiko kanker, namun hingga saat ini juga masih belum ada bukti yang cukup kuat.

Namun ada juga studi yang menunjukkan bahwa methylparabens jika diterapkan pada kulit bagian mana saja dapat bereaksi dengan sinar UV yang menyebabkan peningkatan proses penuaan kulit dan kerusakan DNA

5. Timbal Asetat

Timbal asetat ialah senyawa kimia berbentuk kristal putih dengan rasa manis serta sama dengan senyawa timbal lainnya, timbal ini juga beracun. Namun karena rasanya yang manis, timbal ini sering digunakan sebagai pengganti gula sepanjang sejarahnya semenjak zaman Romawi kuno. Selain itu, timbal setat juga digunakan dalam bisang medis serta industri.

Sementara itu bahan ini juga digunakan untuk memberi nuansa gelap pada rambut. Namun jika digunakan dapat menyebabkan anemia serta masalah syaraf

6. Resorcinol

Resorcinol adalah bahan beracun lainnya yang dapat mengakibatkan iritasi dan bisa berakibat ke sistem endokrin (hormon yang mempengaruhi organ-organ lain)

7. Ammonia

Ammonia digunakan untuk membuka lapisan terluar dari rambut sehingga cat rambut bisa masuk kedalamnya. Tetapi bahan ini bisa mengakibatkan sensasi terbakar di kepala serta iritasi berlebihan.

Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan

Dengan kandungan zat berbahaya seperti tadi, tentunya kita yang ingin mengecat rambut harus lebih selektif lagi dalam memilih produk cat rambut dan usahakan agar lebih teliti dalam melihat komposisi di dalamnya. Karena jika tidak, maka akan mengakibatkan dampak yang tidak sedikit seperti

1. Mempengaruhi Sistem Saraf

Telah saya sebutkan sebelumnya bahwa para-phenylenediamine atau lebih disingkat dengan nama PPD yang berfungsi memberi nuansa gelap pada rambut bisa mengakibatkan alergi dan karsinogen (zat penyebab kanker).

Bahan kimia ini juga bisa mempengaruhi sistem saraf pada otak serta sumsum tulang belakang.

2. Dapat Menyebabkan Kanker

Penggunakan cat rambut telah lama dikaitkan dengan kanker, walaupun masih menjadi debat hingga sekarang. Hasil studi oleh The American Cancer Society mengungkapkan bahwa ada lebih dari 5000 bahan kimia yang terkandung dalam produk cat rambut. Dan beberapa diantaranya ada yang berpotensi mendatangkan penyakit kanker seperti lead acetate.

Bahkan bahan paling banyak digunakan di produk cat rambut saat ini yaitu “coal tar” bisa mengakibatkan kanker pada hewan dan kemungkinan bisa berdampak pada manusia juga.

Hasil studi tadi juga mengungkapkan bahwa warna catpara-phenylenediamine rambut yang lebih gelap lebih banyak merugikan daripada yang lebih terang sebab semakin gelap maka bahan kimia yang digunakan menjadi lebih banyak

3. Dapat Mengikis Sistem Kekebalan Tubuh

Beberapa studi membuktikan bahwa toksin atau zat beracun dalam produk cat rambut mengakibatkan gejala immunotoxicity yang berarti efek buruk pada fungsi sistem kekebalan tubuh.

Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, tentunya penyakit-penyakit akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Tentunya tidak ada orang yang ingin sakit bukan ?

4. Dapat Mendatangkan Alergi

Setiap kali kita menggunakan bahan kimia, bisa diasumsikan bahwa itu berakibat buruk bagi kita. Tidak terkecuali bahan kimia yang ada dalam produk cat rambut.

Bahan tersebut dapat mengakibatkan kulit melepuh dan gatal-gatal. Bahkan bisa juga berakibat fatal sampai mengalami kesulitan bernafas. Walaupun kasus ini terbilang jarang, tapi tetap saja jika bisa dihindari, kenapa tidak ?

Tips Mewarnai Rambut yang Aman

Mewarnai rambut tidak akan menjadi masalah asalkan anda mengikuti tips berikut ini

1. Lihat dahulu komposisi dalam produk cat yang anda beli dan pastikan tidak ada bahan berbahaya seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Jika anda tidak mewarnainya sendiri melainkan di salon, alangkah baiknya jika anda menanyakannya terlebih dahulu pada karyawan salon tersebut

2. Lebih baik melakukan tes alergi terlebih dahulu karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Cara mengetesnya bisa dilakukan dengan cara mengoleskan cat pewarnaa rambut tersebut ke kulit bagian belakang telinga dan tunggu selama setidaknya dua hari.

Jika anda tidak merasakan efek samping dari cat tadi, maka snda diperbolehkan mengecat bagian rambut. Akan tetapi jika hasil tesnya ternyata sebaliknya, maka saya sarankan anda mengurungkan niat untuk mengecat rambut atau bisa juga mencari produk lain dan melakukan tes kembali

3. Jangan mencampur dua produk cat sekaligus

4. Lindungi tangan dengan sarung tangan jika melakukannya sendirian

5. Lihat aturan pemakaian, jika disana tertera bahwa rambut yang icat dibiarkan maksimal 10 menit, maka segeralah bersihkan jika memang waktu sudah menunjukkan hampir 10 menit. Jangan pernah menambahi durasi waktunya

6. Pilih warna yang lebih terang karena di warna yang lebih terang menandakan kandungan bahan kimia lebih sedikit

/* */